Selasa, 13 Maret 2012

SEPENGGAL KISAH.....

ARTIKEL

Vina adalah seorang ibu yang mempunyai lima orang anak. Ia harus membesarkan anaknya seorang diri karena suaminya telah meninggal, pada dua tahun yang lalu. Suaminya meninggal karena terkena penyakit jantung kronis, semua harta yang di milikinya habis untuk berobat suaminya. meskipun suaminya tetap tidak bisa terselamatkan. Karena semua hartanya habis termasuk rumah tercinta, ibu serta lima anaknya ini di beri tumpangan tempat tinggal di rumah saudaranya.
Meskipun tinggal di rumah saudaranya, ia tetap harus memenuhi kebutuhan hidupnya dan anak-anaknya tanpa harus berketergantungan dengan saudaranya. Akhirnya ia memilih jalan pintas, sebagai seorang pengemis demi menghidupi anak – anaknya. Meskipun banyak orang yang mencemooh pekerjaannya, tetapi ia tetap menjalankan pekerjaan ini.
 Ia merasa pekerjaan ini sangat tidak layak, lain di benaknya terpikir ia ingin sekali mencari pekerjaan lain yang lebih baik seperti pembantu rumah tangga. Tetapi, tidak ada orang yang mau menerimanya bekerja karena ia membawa anaknya yang masih kecil. Hanya pekerjaan mengemis yang dapat mambawa anak dalam bekerja serta dapat sedikit menutupi kebutuhan sehari – harinya. Saat ia bercerita dengan kami ia berbicara “ yang penting kerjaan halal bukan seperti mencuri ” begitulah kata vina saat kami menanyakan mengapa ia memilih pekerjaan mengemis.
Pagi – pagi buta ia harus bangun untuk menyiapkan kebutuhan anaknya yang akan pergi sekolah, anak pertamanya yang berumur 14 tahun bersekolah di SMPN 1 Tambun Utara, yang kedua berusia 9 tahun bersekolah di SDN 1 Sriamur, yang ketiga berusia 6 tahun, seharusnya 6 bulan ini anaknya yang ketiga sudah bersekolah. Namun, karena kekurangan biaya ia harus tidak bersekolah. Setelah semuanya selasai ia baru pergi ke tempat biasanya ia mengemis dengan membawa ketiga anaknya yang belum sekolah karena tidak ada yang menjaga.
Selama 2 tahun ia mengemis ibu Vina memiliki pengalaman yang tak terlupakan bahkan menjadi trauma bagi dirinya. karena ia pernah di coba untuk melakukan  wawancara oleh seorang seperti kami. Namun, keesokan harinya datang polisi untuk merazia dirinya. karena itu ia sempat takut dengan kami karena ia takut terulang kejadian yang sama.
Kesimpulan :
          Teruslah berusaha dalam melakukan suatu hal apapun, yang berat maupun yang ringan. Karena semua hasilnya akan dilimpahkan kepada yang berusaha.

STORY IN SENIOR HIGH SCHOOL

awalnya masa sma yang di bayangkan oleh anak smp adalah masa-masa indahnya mengenal cinta tapi ada yang lain yg berharga yaitu persahabatan itu melebihi indahnya mempunyai pacar apalagi usikita yang masih seperti ini buat apa mempunyai pacar lebih baik kita fokus dengan pelajaran sesuai dengan tujuan kita belajar di sekolah dan di samping itu kita dapat mencari pengalaman yang berharga dengan sahabat-sahabat kita.
Sebenarnya sekolahku ini bukan sekolah pertama yang ingin aku masuki saat aku keluar smp tapi ternyata rencana tuhan beda buat aku.Tapi kalau sudah rencana Tuhan itu pasti yang terbaik aku pun gak percaya di sekolahku ini aku bisa terpilih menjadi anggota OSIS.Organisasi yang banyak di minati oleh anak sekolahan,dan satu lagi yaitu aku mendapatkan sahabat yang ada selalu saat aku sedih maupun senang aku gak menyesal bisa sekolah disini dan bisa mengenal kalian.

thank GOD for all
rencana Mu indah pada waktunya